SATS4410 - Pertemuan 3

SIGMA - Pengantar Statistika Matematis I SATS4410 adalah program untuk memperdalam pemahaman mahasiswa dalam mata kuliah Pengantar Statistika Matematis I, khususnya pada topik Evaluasi Pengujian Hipotesis dan Penduga Selang.

2 menit baca 361 kata
12 Desember 2023SIGMA

SIGMA - Pengantar Statistika Matematis I (SATS4410) Pertemuan 3

Detail Pertemuan

  • Hari/Tanggal: Selasa, 12 Desember 2023
  • Jam: 19.30-21.00 WIB
  • Topik: Evaluasi Pengujian Hipotesis & Penduga Selang
  • Pemateri Utama: Adelin Vinda Septiani

Ringkasan Materi

Pada pertemuan ketiga Pengantar Statistika Matematis I (SATS4410), kita membahas dua topik utama:


1) Evaluasi Pengujian Hipotesis

  1. Kesalahan Jenis I dan Jenis II
    • Kesalahan Jenis I: Menolak H0H_0 padahal H0H_0 benar, dilambangkan sebagai α\alpha.
    • Kesalahan Jenis II: Menerima H0H_0 padahal H1H_1 benar, dilambangkan sebagai β\beta.
  2. Fungsi Kuasa (Power Function)
    • Didefinisikan sebagai peluang menolak H0H_0 untuk setiap nilai parameter θ\theta.
    • Dalam notasi matematis:
β(θ)  =  P(Tolak H0  θ).\beta(\theta) \;=\; P(\text{Tolak } H_0 \,\big|\; \theta).
  • Uji yang baik diharapkan memiliki fungsi kuasa besar (meminimalkan kesalahan jenis II) dan terkendali pada kesalahan jenis I (taraf α\alpha).
  1. Uji Paling Kuasa Seragam (UPKS / UMP)
    • Menerapkan Lemma Neyman-Pearson untuk kasus sederhana vs. sederhana.
    • Menentukan daerah kritis dengan membandingkan peluang di bawah hipotesis nol dan satu:
{x:f(xθ0)f(xθ1)<k}.\left\{\,x : \frac{f(x \mid \theta_0)}{f(x \mid \theta_1)} < k \right\}.
  • Contoh penerapan pada distribusi Bernauli, Uniform, Eksponensial, atau Beta.

2) Penduga Selang (Confidence Interval)

  1. Konsep Penduga Selang
    • Berbeda dengan penduga titik, penduga selang memberikan interval [L,U][L, U] yang diharapkan mengandung parameter θ\theta dengan probabilitas 1α1 - \alpha.
  2. Metode Pembalikan Statistik Uji
    • Jika kita memiliki daerah penolakan H0H_0 untuk taraf α\alpha, maka komplemen (daerah penerimaan) dapat dibalik menjadi selang kepercayaan.
    • Contoh: Gunakan Likelihood Ratio Test (LRT) atau Uji Paling Kuasa Seragam (UPKS), lalu "balik" kriteria tolak/terima H0H_0 guna membangun interval bagi θ\theta.
  3. Metode Pivot
    • Mencari fungsi Q(X,θ)Q(X,\theta) yang memuat θ\theta, namun distribusinya tidak bergantung pada θ\theta. Fungsi semacam itu disebut Pivot.
    • Dengan Pivot, kita dapat menyusun selang kepercayaan [L(X),U(X)][L(X), U(X)] yang memenuhi
P(L(X)θU(X))  =  1α.P\bigl(L(X) \le \theta \le U(X)\bigr) \;=\; 1 - \alpha.
  • Contoh: Pada distribusi Beta(θ\theta, 1), transformasi T=XθT = X^\theta bisa dijadikan Pivot bila TT tidak lagi bergantung pada θ\theta.

Video Rekaman Kelas

Tonton rekaman SIGMA - Pengantar Statistika Matematis I (SATS4410) Pertemuan 3 di tautan berikut untuk mempelajari contoh penerapannya:

SIGMA - Pengantar Statistika Matematis I (SATS4410) Pertemuan 3

Kontributor

Memuat kontributor...

Riwayat Perubahan

Memuat riwayat...